Forum Lowongan Kerja & Mitra Kerja Indonesia - Sebanyak 100 perusahaan akan ikut serta dalam Pameran Bursa Kerja (Job Fair) 2010 yang akan diselenggarakan di Jakarta International Expo (Jiexpo) Kemayoran, Jakarta pada 26-27 November 2010.

Pameran Bursa Kerja ini merupakan kerja sama antara Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Jakarta International Expo (Jiexpo). "Pameran akan diadakan di Hall B Pekan Raya Jakarta, menawarkan ribuan kesempatan kerja mulai dari tingkat operator hingga manager. Masyarakat yang berminat untuk mendapatkan pekerjaan bisa langsung datang ke pameran yang gratis untuk pengunjung tersebut," kata SP Doulers, Kasubdit Bursa Kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, di Jakarta, Kamis (25/11).



Menurut Doulers, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi sebelumnya sudah menyelenggarakan pameran bursa kerja di tingkat provinsi. Pameran telah dilakukan di Bandung dan Depok untuk Provinsi Jawa Barat, Serang (Banten), Surabaya (Jawa Timur), Tegal (Jawa Tengah), Manado (Sulawesi Utara) dan Jayapura (Papua).

Pameran Bursa Kerja yang dibuka oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar itu, kata dia, merupakan ajang yang efektif untuk mempertemukan perusahaan dengan para pencari kerja. Oleh karena itu, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi mendorong terselenggaranya pameran yang diharapkan bisa mengurangi angka pengangguran.

"Dalam waktu dekat Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi juga akan menggelar tiga pameran tingkat lokal, yakni di Ternate (Maluku Utara), Makassar (Sulawesi Selatan) dan Semarang (Jawa Tengah)," ujarnya.

Sekarang ini, lanjutnya, tingkat pengangguran masih relatif tinggi. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) angka pengangguran terbuka pada Februari 2010 sebanyak 8,59 juta atau sekitar 7,41 persen. Angka ini makin bertambah jika mereka yang setengah mengganggur atau bekerja kurang dari 35 jam per minggu juga dimasukkan.

"Jumlah mereka yang setengah mengganggur tercatat sebesar 32,80 juta orang, di mana 17,53 juta orang merupakan pengangguran sukarela dan 15,27 juta orang merupakan setengah penganggur terpaksa."


Kasubdit Informasi Kerja Pasar Kementerian Tenga Kerja dan Transmigraswi Dopang Manurung menambahkan, salah satu penyebab tingginya pengangguran adalah tidak cukup tersedianya saluran informasi yang bisa menjelaskan ketersediaan lowongan kerja beserta kualifikasi yang dibutuhkan.

Untuk menutupi kesenjangan informasi mengenai lapangan pekerjaan yang ada, ucapnya, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi sejak 2003 telah membangun sistem Bursa Kerja Online. "Sekarang ini jaringan Bursa Kerja Online sudah menjangkau 261 lokasi di provinsi dan kabupaten/kota serta 4 lembaga pendidikan. Pada 2011, jaringan akan diperluas lagi ke 200 kabupaten/kota." tukasnya.

Dengan adanya Pameran Bursa Kerja dan juga Bursa Kerja Online, kata Dopang, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan informasi yang lengkap, tepat, dan terpercaya tentang berbagai lowongan kerja yang tersedia, sehingga kontribusi dan produktivitasnya pada perusahaan menjadi optimal. Sebaliknya, perusahaan bisa mendapatkan calon-calon pekerja yang berkualitas dan sesuai dengan fungsi jabatan yang dibutuhkan, mi.