If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed.
FLMK - Seorang pemuda Mario, 26 tahun, dituntut hukuman selama lima tahun penjara oleh Jaksa Penuntut umum (JPU) Ika Maulidina di pengadilan negeri Surabaya karena terbukti bersalah melakukan praktik trafficking (perdagangan manusia). Mario yang sehari-hari bekerja sebagai seorang germo, terbukti telah melacurkan tiga wanita Vivi, Lala dan Titin (ketiganya nama samaran).
Dalam tuntutannya Ika memaparkan, ketiga gadis Vivi, Lala dan Titin terjebak iklan lowongan kerja sebagai sales promotion girl (SPG) di sebuah harian lokal Surabaya. Ketiga gadis desa ini melamar di sebuah alamat sebagaimana tercantum dalam iklan tersebut. "Dimana, alamat tersebut adalah rumah tinggal Mario," kata Ika.
Tetapi, di tempat ini ternyata ketiga gadis itu bukannya mendapatkan pekerjaan seperti yang mereka harapkan. Namun, mereka dipaksa melayani nafsu bejat Mario. Mereka disetubuhi Mario, bergantian. Dalihnya, mereka diberi pelatihan agar bisa memuaskan pelanggan. Ketiga gadis itu oleh Mario dijadikan pelacur, berkedok terapi pijat.
Setelah ketiga wanita itu dicicipi, Mario kembali memasang iklan di surat kabar lokal. Isinya: terapis, Lala, usia 21 tahun, dijamin puas. Ketika ada order, Mario mengantar perempuan itu ke hotel yang telah disepakati. Tarifnya Rp 350 ribu untuk sekali layanan short time. "Uang tersebut diambil seluruhnya oleh terdakwa," kata Ika.
Hingga, setelah dua bulan menjadi budak nafsu dan dilacurkan Mario, Lala berhasil kabur dan mengadukan hal itu pada orang tuanya. Tak terima anaknya diperkosa dan dilacurkan, orang tua Lala melapor ke Polrestabes Surabaya. Pada 9 Januari 2011 Mario ditangkap. Mario dijerat Pasal 2 (1) jo Pasal 17 UU 21/2007 tentang Perdagangan Manusia, jpnn.
Bookmarks