Ribuan pencari kerja (pencaker) dari dalam maupun luar Provinsi Sumatera Selatan, kemarin (11/7) menyerbu job fair 2012 (bursa kerja) di Gedung Dharma Wanita, Jl Rajawali, Palembang. Mereka sudah berdatangan ke lokasi sejak pukul 07.30 WIB, meskipun acara Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Palembang itu baru dimulai 09.00 WIB.

Antrean pencaker pun tak terelakkan. Jalan masuk sempit dan untuk jalan dari satu stan ke stan yang lain harus pelan-pelan. “Rame nian, dak nyangko sampe berdesak-desakan,” kata Frans (23), seorang pencaker kepada koran ini di tengah mencari informasi lowongan kerja PT Pusri Palembang.

Frans, alumnus Universitas Sriwijaya itu mengaku ia datang ke job fair 2012 untuk mencari informasi lowongan kerja sesuai jurusannya. “Siapo tahu biso keterimo” kata Frans lagi.

Pengunjung lain, Budi (27) mengatakan, kalau ia sudah bekerja di salah satu perusahaan di Kota Palembang. Hanya, sengaja ikut job fair untuk mencari kerjaan yang lebih layak. “Saya sudah kerja, namun siapa tahu bisa dapat kerjaan lain yang lebih baik.”

Budi mengaku menyiapkan sepuluh lamaran kerja untuk dititipkan ke perusahaan yang membuka lowongan di stan job fair 2012. “Ibarat najur, siapa tahu ada lamaran yang nyangkut”.

Kepala Disnaker Kota Palembang, Ir Gunawan MTP mengatakan, job fair digelar untuk memfasilitasi pencari kerja di Kota Palembang dengan menyebarluaskan informasi lowongan pekerjaan. “Dengan tujuan mengurangi angka pengangguran dan memfasilitasi perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja berkualitas,” bebernya usai mendampingi Wakil Wali Kota Palembang, H Romi Herton meninjau stan.



Lanjut Gunawan, job fair juga untuk meng-cover jumlah pencari kerja yang terdata oleh Disnaker di tahun 2011 sebanyak 8.328 pencari kerja. Dominan lulusan SMA sederajat. “Jumlah tersebut, 85 persen lulusan SMA dan 15 persen sarjana”.

Job Fair 2012, diikuti 60 perusahaan swasta, BUMN dan BUMD yang telah lulus seleksi. Mereka menyediakan 3.394 lowongan pekerjaan. “Mudah-mudahan job fair mampu mengurangi setidaknya 40 persen dari 8.328 pencari kerja,” tukasnya.

Wakil Wali Kota Palembang, H Romi Herton SH MH mengapresiasi positif agenda job fair yang dimediasi oleh Disnaker kota Palembang. “Kegiatan ini sangat baik, setidaknya mampu mengurangi 40 persen angka pencari kerja,” terang Romi.Romi mengatakan, untuk mengatasi tingginya angka pencari kerja, pemerintah kota Palembang akan merintis usaha kecil menengah (UKM) di setiap Kelurahan yang ada di kota Palembang. “Minimal ada 5-10 UKM dengan modal dana triwulan tanpa agunan dan bunga kecil,” janjinya. Sementara, Jalalludin, staf penerimaan dan penempatan kerja PT Pusri Palembang mengatakan tahun 2012 PT Pusri rencananya akan merekrut 204 orang. “Sekarang hanya informasi, penerimaan dimulai bulan September,” pungkas Jalalludin sembari menyalami pencari informasi kerja.